Hidup Untuk Memberi...

Hayah hidup ini hanyalah sekadar sekelip mata berbanding dengan kehidupan di yaummul akhirah. Lantaran apalah kiranya kita memberi walaupun hanya sekadar sekelumit.

Api!!! Api!!!

"Api...! Api...!, Kepada semua pelajar sila beri perhatian,
Diminta semua pelajar2 beratur
dan meninggalkan bangunan dengan segera..!!"
Begitulah bergema suara sir moses
ketika mengadakan latihan kawad api
di sekolah pagi tadi.
Masih ada lagi yang sempat bergurau,
"Suara sir moses tak real lah,
kena jerit kuat lagi..."
Macam2 komen sebab rasa2nya ini pertama kali
hebahan suara digunakan sebagai amaran
biasanya latihan menggunakan
bunyi siren yang berpanjangan.


Maka berduyun2 pelajar2 turun
menuju ke padang sekolah.
"Cikgu kami tengah syok belajar ni....",
komen pelajar sambil senyum2.
Sahlah tu sebenarnya suka tak belajar...
Setelah berkumpul di padang,
dalam masa 2 minit, kereta bomba sampai,
cepatlah sebab sudah standby dekat simpang tu,
kalau benar2 agak2 lebih lagi kot.
Kemudian, pegawai bomba beri taklimat
dan demonstrasi memadam api.

Maka bila melihat api, marilah kita bermuhasabah
sekurang2 untuk diri sendiri.
Api, kecil jadi kawan bila besar jadi lawan.
Namun pernah kita bayang macam
keadaan api di neraka Allah...

"Jika kamu tidak mampu membuatnya,
dan (pasti) tidak akan mampu,
maka takutlah kamu akan api neraka
yang bahan bakarnya manusia
dan batu yang disediakan
bagi orang-orang kafir."
(Al-Baqarah : 24)
Inilah nyalaan api di neraka,
bukan petrol, gas atau kayu arang,
tapi bahan bakarnya MANUSIA...

"Sesungguhnya, orang2 yang kafir kepada ayat2 Kami,
kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka.
Setiap kali kulit mereka hangus,
Kami ganti dengan kulit yang lain,
agar mereka merasakan azab.
Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(An-Nisa' : 56)
Masya'Allah, sekali kulit terbakar dari api neraka,
diganti dengan kulit yang baru
dan diberi azab yang berterusan....

"Dan barang siapa diberi petunjuk oleh Allah,
dialah yang mendapat petunjuk,
dan barang siapa Dia sesatkan,
maka engkau tidak akan mendapatkan
penolong2 bagi mereka selain Dia.
Dan Kami akan mengumpulkan mereka
pada hari kiamat dengan wajah
tersungkur, dalam keadaan buta, bisu dan tuli.
Tempat kediaman mereka adalah neraka jahanam.
Setiap kali nyala api jahanan itu akan padam,
Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka."
(Al-Isra' : 97)
Nyalaan apinya tidak padam2,
malahan ditambahkan lagi nyalaannya...

"Di atas mereka ada lapisan2 dari api
dan di bawahnya juga ada lapisan2
yang disediakan bagi mereka.
Demikianlah Allah mengancam hamba2Nya
(dengan azab itu).
Wahai hamba2Ku, maka bertaqwalah kepadaKu."
(Az-Zumar : 16)
Masya'Allah, apinya berlapis2 di atas dan di bawah.
Bayang kalau kita bakar ikan dalam oven,
api atas bawah....

Maka itu sebahagian dari peringatan2
dari ayat2 Allah berkaitan dengan api neraka.
Marilah kita melihatnya dengan
hati penuh dengan rasa keimanan.
Api dunia masih boleh dipadam.
Api neraka...., makin bertambah nyalaannya.
Api dunia kecil jadi kawan besar jadi lawan.
Api neraka... tiada kudrat yang boleh melawan.

Setiap peringatan itu menjadikan kita
manusia yang sentiasa bersedia
membuat amalan sebagai bekalan
di akhirat untuk memburu syurga Allah.

Wallahu'alam.

0 comments:

Aidil Fitri 1431H

Berita Harian : BeritaUtama

BERIKAN SOKONGAN ANDA...

BERIKAN SOKONGAN ANDA...

HULURKAN SUMBANGAN ANDA....

HULURKAN SUMBANGAN ANDA....

At-tarikh

jam UMMI di KUANTAN

jam WALID di JUBAIL

About Me

My photo
I'm Sharifah Faridah Hanim Tengku Embong. A mother of 6 children. Currently as a teacher at SMK Paya Besar, Kuantan.

My School of Fish (Please click if u like 2 feed da fish...)

Warna-warna Kehidupan....

warna-warna hidup mu
mewarnai kebebasan
mencerna keceriaan
mendambakan kegembiraan
menjalari kehidupan samudera
menyusuri rahsia ciptaan Allah
namun
aku tetap kagum
hidup mu tidak pernah lemas
hatta secebis daging mu
tidak pernah terjejas
dek keasinan melaut menyelubungi mu
mampukah kita
menggarap kehidupan ini
seperti mu
untuk terus melangkah
bertahtakan
keimanan dan ketaqwaan

Hamster 'Abbas Punya

Nazirah punya turtle...

Said nak juga...

Merisik Khabar

Liku-liku Kehidupan


  • SK Sultan Sulaiman 2 (1974 - 1979)
  • MRSM K Trg (1980-1984) 3rd Batch
  • LCP, Azusa (1985)
  • Citrus College, Glendora (1986)
  • USC, LA (1986 - 1989) Class of 1989
  • SM Sultan Sulaiman, Kuala Terengganu
  • Sykt Limbongan Timor Sdn Bhd, K Trg
  • Syarikat Amsys Bhd, Penang
  • SM Sultan Ismail, Kemaman
  • SM Vokasional, Kemaman
  • MPKT Batu Rakit (1993 - 1994)
  • SM Vokasional, Kuala Terengganu
  • SM Seri Budiman, Kuala Terengganu
  • SMK Paya Besar, Kuantan

  • Blog Archive

    Rapuh by Opick

    Detik waktu terus berjalan
    Berhias gelap dan terang
    Suka dan duka
    Tangis dan tawa
    Tergores bagai lukisan

    Seribu mimpi berjuta sepi
    Hadir bagai teman sejati
    Di antara lelahnya jiwa
    Dalam resah dan air mata
    Ku persembahkan kepadaMu
    Yang terindah dalam hidupku

    Meski ku rapuh dalam langkah
    Kadang tak setia kepadaMu
    Namun cinta dalam jiwa
    Hanyalah padaMu

    Maafkanlah bila hati
    Tak sempurna mencintaiMu
    Dalam dada ku harap hanya
    Dirimu yang bertakhta

    Detik waktu terus berlalu
    Semua berakhir padaMu