Hidup Untuk Memberi...

Hayah hidup ini hanyalah sekadar sekelip mata berbanding dengan kehidupan di yaummul akhirah. Lantaran apalah kiranya kita memberi walaupun hanya sekadar sekelumit.

Hidup bermatlamat


Apa yang kita cari? Apa matlamat hidup kita? Apa yang kita inginkan dalam hidup ini? Pernahkah kita memikirnya? Pernahkah kita soal hati kita? Tahukah kita di dalam Al-Quran ada disebutkan tujuan2 sebahagian manusia yang melata di bumi ini. Cuba kita renung agar hidup kita sentiasa dalam redha Allah.

Adakah hidup ini sekadar untuk bersenang lenang dan mengisi perut sahaja?

"Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang2 dan neraka adalah tempat tinggal mereka." (Muhammad : 12)

Atau perhiasan dan kekayaan yang sementara ini sebagai tujuan hidup?

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa2 yang diingini; wanita2, anak2, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang2 ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allahlah tempat yang baik (Syurga)." (Ali Imran:14)

Dan lebih dahsyat jika menjadikan hidupnya untuk menyebarkan fitnah dan menyuburkan kejahatan.

"Dan di antara manusia ada yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya. pada hal ia adalah penantang yang paling keras. Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerosakan padanya, dan merosak tanaman2 dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kerosakan." (al Baqarah: 204-205)

Maka marilah kita memohon kepada Allah agar dibersihkan kita dari matlamat2 hidup yang merugikan ini. Marilah kita berdoa agar Allah tunjukkan kepada kita jalan kebenaran, Allah bimbing kita di atas jalan kebaikan dan Allah menerangi setiap penjuru hidup kita dengan nur Islam.

"Hai orang-orang beriman, rukuklah, sujudlah, sembahlah, Tuhanmu, dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan. dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar2nya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali2 tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang2 Muslim dari dahulu, dan begitu pula dalam (al-Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah solat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu maka Dialah sebaik2 Pelindung dan sebaik2 Penolong." (Al-Hajj: 77-78)

Hidup ku, mati ku hanya untuk Allah swt....

Wallahu'alam.

0 comments:

Aidil Fitri 1431H

Berita Harian : BeritaUtama

BERIKAN SOKONGAN ANDA...

BERIKAN SOKONGAN ANDA...

HULURKAN SUMBANGAN ANDA....

HULURKAN SUMBANGAN ANDA....

At-tarikh

jam UMMI di KUANTAN

jam WALID di JUBAIL

About Me

My photo
I'm Sharifah Faridah Hanim Tengku Embong. A mother of 6 children. Currently as a teacher at SMK Paya Besar, Kuantan.

My School of Fish (Please click if u like 2 feed da fish...)

Warna-warna Kehidupan....

warna-warna hidup mu
mewarnai kebebasan
mencerna keceriaan
mendambakan kegembiraan
menjalari kehidupan samudera
menyusuri rahsia ciptaan Allah
namun
aku tetap kagum
hidup mu tidak pernah lemas
hatta secebis daging mu
tidak pernah terjejas
dek keasinan melaut menyelubungi mu
mampukah kita
menggarap kehidupan ini
seperti mu
untuk terus melangkah
bertahtakan
keimanan dan ketaqwaan

Hamster 'Abbas Punya

Nazirah punya turtle...

Said nak juga...

Merisik Khabar

Liku-liku Kehidupan


  • SK Sultan Sulaiman 2 (1974 - 1979)
  • MRSM K Trg (1980-1984) 3rd Batch
  • LCP, Azusa (1985)
  • Citrus College, Glendora (1986)
  • USC, LA (1986 - 1989) Class of 1989
  • SM Sultan Sulaiman, Kuala Terengganu
  • Sykt Limbongan Timor Sdn Bhd, K Trg
  • Syarikat Amsys Bhd, Penang
  • SM Sultan Ismail, Kemaman
  • SM Vokasional, Kemaman
  • MPKT Batu Rakit (1993 - 1994)
  • SM Vokasional, Kuala Terengganu
  • SM Seri Budiman, Kuala Terengganu
  • SMK Paya Besar, Kuantan

  • Blog Archive

    Rapuh by Opick

    Detik waktu terus berjalan
    Berhias gelap dan terang
    Suka dan duka
    Tangis dan tawa
    Tergores bagai lukisan

    Seribu mimpi berjuta sepi
    Hadir bagai teman sejati
    Di antara lelahnya jiwa
    Dalam resah dan air mata
    Ku persembahkan kepadaMu
    Yang terindah dalam hidupku

    Meski ku rapuh dalam langkah
    Kadang tak setia kepadaMu
    Namun cinta dalam jiwa
    Hanyalah padaMu

    Maafkanlah bila hati
    Tak sempurna mencintaiMu
    Dalam dada ku harap hanya
    Dirimu yang bertakhta

    Detik waktu terus berlalu
    Semua berakhir padaMu